Jumat, 04 September 2026
Banggar Soroti PAD Luwu Timur, Pemkab Diminta Lebih Agresif Gali Potensi Pendapatan

Banggar Soroti PAD Luwu Timur, Pemkab Diminta Lebih Agresif Gali Potensi Pendapatan

06 Aug 2026  •  868 kali dilihat

Bagikan :

dailylutim.id– Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Luwu Timur Meminta Pemerintah Daerah Lebih Serius Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Rekomendasi Tersebut Diarahkan Kepada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Agar Tidak Hanya Mengandalkan Sumber Pendapatan Yang Selama Ini Berjalan, Tetapi Mulai Memperkuat Strategi Untuk Menggali Potensi PAD Baru.

Jubir Banggar, Alamsyah Mengatakan, Banggar Mendorong Intensifikasi Dan Ekstensifikasi PAD Dilakukan Secara Terencana, Terukur Dan Berkelanjutan.

Upaya Itu Mencakup Peningkatan Efektivitas Pemungutan, Pengawasan, Pengendalian, Serta Pemutakhiran Data Objek Dan Subjek Pajak Maupun Retribusi Daerah.

Pemanfaatan Teknologi Informasi Juga Dinilai Penting Untuk Memperbaiki Sistem Pendataan Dan Pemungutan.

“Dengan Basis Data Yang Lebih Akurat, Pemerintah Dapat Mengetahui Potensi Pendapatan Yang Belum Tergarap Sekaligus Mengurangi Celah Kebocoran Penerimaan,” Katanya.

Banggar Juga Meminta Pemerintah Daerah Mencari Sumber-sumber Pendapatan Baru Yang Tetap Sesuai Dengan Ketentuan Peraturan Perundang-undangan.

Rekomendasi Ini Menjadi Penting Karena Peningkatan PAD Berkaitan Langsung Dengan Kemampuan Fiskal Daerah. Semakin Besar PAD Yang Mampu Dikumpulkan, Semakin Kecil Ketergantungan Daerah Terhadap Transfer Dari Pemerintah Pusat.

Bukan Sekadar Target Angka

Rekomendasi Banggar Menunjukkan Bahwa Persoalan PAD Tidak Cukup Diselesaikan Dengan Menaikkan Target Pendapatan Dalam Dokumen APBD.

Yang Lebih Penting Adalah Memastikan Potensi Ekonomi Yang Sudah Ada Benar-benar Masuk Ke Kas Daerah.

Karena Itu, Pembenahan Data, Pengawasan Dan Sistem Pemungutan Harus Menjadi Pekerjaan Utama Pemerintah.

Karena Itu, Ukuran Keberhasilan Bapenda Ke Depan Seharusnya Bukan Hanya Tercapainya Target PAD, Tetapi Juga Seberapa Banyak Potensi Pendapatan Yang Berhasil Ditemukan, Ditertibkan Dan Dikonversi Menjadi Penerimaan Daerah Secara Transparan.

Pada Akhirnya, Optimalisasi PAD Harus Menghasilkan Manfaat Yang Nyata Bagi Masyarakat Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dan Pembangunan Daerah, Bukan Sekadar Memperbesar Angka Pendapatan Dalam APBD.