Jumat, 04 September 2026
Bangkit Revormansyah Ajak Siswa SMPN 2 Malili Tolak Bullying Sejak Hari Pertama

Bangkit Revormansyah Ajak Siswa SMPN 2 Malili Tolak Bullying Sejak Hari Pertama

14 Jul 2026  •  682 kali dilihat

Bagikan :

Luwu Timur, Dailylutim.id – Hari Pertama Sekolah Menjadi Langkah Awal Membentuk Karakter Peserta Didik. Karena Itu, Lingkungan Belajar Yang Aman Harus Dibangun Sejak Awal Agar Setiap Anak Merasa Nyaman Meraih Cita-citanya.

Semangat Itu Mewarnai Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Di SMP Negeri 2 Malili, Selasa (14/07/2026).

Sekolah Menghadirkan Anggota DPRD Luwu Timur, Bangkit Revormansyah, Untuk Memberikan Motivasi Sekaligus Mengajak Murid Baru Menolak Segala Bentuk Perundungan Dan Kekerasan.

Kegiatan Tersebut Diikuti Ratusan Siswa Baru Serta Dihadiri Kepala SMPN 2 Malili, Darmawati, Bersama Jajaran Guru.

Sekolah Harus Jadi Tempat Aman

Di Hadapan Para Peserta MPLS, Bangkit Menegaskan Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar. Lebih Dari Itu, Sekolah Harus Menjadi Ruang Yang Aman Bagi Setiap Anak Untuk Tumbuh Dan Berkembang.

Menurutnya, Tidak Ada Tempat Bagi Tindakan Bullying Di Lingkungan Pendidikan.

“Bullying Bukan Tanda Seseorang Kuat. Justru Yang Kuat Adalah Mereka Yang Berani Menghentikan Perundungan Dan Melindungi Temannya,” Ujarnya.

Selain Itu, Bangkit Mengajak Seluruh Siswa Baru Membangun Budaya Saling Menghormati Sejak Hari Pertama Masuk Sekolah.

Ia Menekankan Tiga Nilai Penting, Yakni Berani Bermimpi, Berani Menjadi Diri Sendiri, Dan Berani Menjaga Sesama.

Menurutnya, Prestasi Akademik Akan Lebih Mudah Diraih Jika Lingkungan Belajar Bebas Dari Rasa Takut Dan Kekerasan.

Bangun Karakter Sejak Hari Pertama

Kepala SMPN 2 Malili, Darmawati, Mengatakan MPLS Ramah Menjadi Bagian Dari Komitmen Sekolah Mewujudkan Satuan Pendidikan Yang Ramah Anak.

Karena Itu, Sekolah Tidak Hanya Memperkenalkan Fasilitas Dan Tata Tertib. Namun, Sekolah Juga Menanamkan Nilai Karakter Sejak Peserta Didik Pertama Kali Memasuki Lingkungan Belajar.

“Kami Ingin Setiap Anak Merasa Nyaman Berada Di Sekolah. Tidak Boleh Ada Siswa Yang Takut Datang Belajar Karena Ejekan, Intimidasi, Maupun Kekerasan,” Tegasnya.

Selama Kegiatan Berlangsung, Para Siswa Terlihat Antusias Mengikuti Sesi Diskusi.

Mereka Memanfaatkan Kesempatan Tersebut Untuk Bertanya Tentang Cara Menghadapi Maupun Melaporkan Tindakan Perundungan.

Cetak Generasi Berprestasi Dan Peduli

MPLS Ramah Di SMPN 2 Malili Berlangsung Selama Lima Hari.

Selain Materi Pencegahan Bullying, Siswa Juga Dikenalkan Dengan Budaya Sekolah, Kegiatan Ekstrakurikuler, Program Literasi, Dan Pendidikan Karakter.

Melalui Kegiatan Tersebut, SMPN 2 Malili Berharap Lahir Generasi Yang Tidak Hanya Berprestasi, Tetapi Juga Peduli Terhadap Sesama.

Dengan Demikian, Lingkungan Sekolah Yang Aman, Inklusif, Dan Bebas Dari Perundungan Dapat Terus Terwujud Di Luwu Timur.