dailylutim.id - Anggota DPRD Luwu Timur, Andi Surono S., meminta aspirasi masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam penyusunan APBD 2027.
Menurutnya, anggaran daerah harus menjawab kebutuhan warga, termasuk pemerataan pembangunan, pendidikan, infrastruktur, dan pelayanan publik.
Hal itu disampaikan Andi Surono saat monitoring Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 di Gedung Serbaguna Kecamatan Tomoni Timur, Senin (19/10/2026).
“Keluhan dan aspirasi masyarakat harus menjadi perhatian serius. Kita ingin anggaran yang direncanakan benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat, sehingga program pembangunan yang dilaksanakan nantinya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Andi Surono.
Aspirasi Warga Jadi Bahan Pembahasan
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah anggota DPRD Luwu Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, unsur pemerintah Kecamatan Tomoni dan Tomoni Timur, kepala sekolah, serta pemerintah desa.
Pertemuan itu menjadi ruang bagi para pemangku kepentingan untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi masyarakat.
Andi Surono menilai, usulan pembangunan perlu dipetakan berdasarkan tingkat kebutuhan dan urgensinya. Dengan begitu, program yang direncanakan dapat menjawab persoalan di lapangan.
Ia menyebut pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, sektor pendidikan, dan kebutuhan desa perlu mendapat perhatian dalam pembahasan anggaran.
Pembangunan Harus Sesuai Kemampuan Daerah
Andi Surono juga menekankan pentingnya koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan desa dalam menentukan prioritas pembangunan.
Menurutnya, setiap usulan perlu didukung data yang jelas agar proses perencanaan lebih terarah. Namun, pelaksanaannya tetap harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
Melalui monitoring tersebut, berbagai masukan dari wilayah Tomoni dan Tomoni Timur dihimpun sebagai bahan pertimbangan dalam pembahasan Ranperda APBD Luwu Timur Tahun Anggaran 2027.